Kamis, 12 November 2009

JENIS PROGRAM SPOT TELEVISI

Ketika banyak orang kebingungan mencari keterangan informasi tentang beberapa jenis Promo yang biasanya diproduksi oleh sebuah stasiun televisi, saya kemudian mencoba buat mengulasnya di blog saya.

Di stasiun tv di mana saya bekerja, ada beberapa jenis promo atau iklan yang biasa diproduksi. Promo atau iklan tersebut bisa dibilang promo yang seringkali kita lihat di layar kaca.

Dimulai dari TVC atau TV commercial, yaitu iklan yang diproduksi untuk mempromosikan sebuah produk seperti yang biasa kita lihat di layar TV saat waktu commercial break sebuah program televisi,Contohnya Iklan Pepsodent.

Sesungguhnya TV commercial yang biasa kita lihat itu termasuk salah satu jenis produksi televisi yang disebut program spot. Program Spot adalah program untuk mempengaruhi dan mendorong penonton TV untuk tujuan tertentu. Program ini sangat pendek hanya memiliki durasi penayangan berkisar antara 10 detik sampai 1,5 menit. Program spot merupakan program spesifik yang diciptakan untuk kepentingan tertentu, secara efektif dapat mencapai dan pesannya dipahami penonton dalam waktu yang singkat. (Sartono, 2008:274)

Selain TV Commercial, masih ada beberapa contoh program spot yang biasa kita lihat di televisi. Secara sederhana, jenis program spot itu dibagi seperti berikut :

1. Teaser yaitu spot atau promo yang diproduksi untuk membuat penasaran pemirsa. Isinya adalah informasi tentang sebuah program acara namun tidak diperlihatkan secara jelas atau gamblang!

2. Omnibus, yaitu gabungan promo beberapa program yang memiliki kesamaan, misalnya jam tayang, genre programnya, dan lain-lain.

3. Launching, yaitu Promo yang biasanya memasarkan sebuah program baru dan menginformasikan dengan jelas keunggulan program tersebut.

4. Episodik, yaitu Promo yang dibuat berkali-kali sesuai dengan episode program. Promo episodik dibuat untuk program-program unggulan yang memiliki selling point yang berbeda-beda di setiap episode serta perlu diinformasikan kepada penonton.

5. Filler, yaitu promo yang dikemas menjadi sebuah soft news yang kemudian disajikan dalam bentuk reportase. Salah satunya adalah sebuah reportase akan sebuah event yang diadakan oleh perusahaan tertentu yang kemudian eksekusinya dikerjakan oleh divisi promo stasiun tv. Jenis promo seperti ini lebih banyak disajikan di layar televisi karena biasanya lebih efisien untuk menarik perhatian khalayak. Beberapa stasiun televisi menyebut filler sebagai advertorial news atau berita yang bersifat komersial.

Untuk durasi filler, lazimnya lebih lama dibanding beberapa program spot sebelumnya yang telah dibahas. Berkisar antara 30 hingga 120 detik.

6. Showreel, yaitu Kumpulan program-program unggulan yang dibuat sesuai kebutuhan, yang regular adalah showreel, namun sering juga dibuat showreel khusus sesuai dengan kepentingan. Misal : klien sales, anak-anak, dan lain-lain.

7. Testimonials, yaitu Promo yang berisikan testimony dari beberapa orang atau masyarakat umum.

8. Tips Atau Quote Of The Day, yaitu Promo yang berisikan tips atau quote of the day yang dibuat untuk melengkapi kampanye-kampanye tertentu, misalnya saat bulan Ramadhan.

PROSPEK SUMBER HIDUP

Mencari Prospek Sumber Hidup :

* Tugas Yang menyenangkan

* Menjual kepada teman

* AIDA

* Friendship

Pertemuan :

* Kesan pertama

* Jabat tangan

* Ekspresi Wajah

* Kontak mata

Cara cara menuju keberhasilan :

* Senyum yang tulus

* Sungguh2 senang bergaul

* Perhatikan orang2 & lingkungan

* Sikap terbuka-supaya bisa melihat kemungkinan yang ada

* Cara berpakaian

* Pandangan pribadi

Berkomunikasi :

* “Bukan apa yang kita katakan yang berdampak pada masa depan kita, tetapi bagaimana cara kita mengatakannya”

* Prof Albert Mehrabian (UCLA):

Kata kata memiliki signifikansi 7 % dari kualitas komunikasi yang terjadi

Nada suara memiliki signifikansi 38 % dari kualitas komunikasi yang terjadi

Bahasa tubuh memiliki signifikansi 55 % dari kualitas komunikasi yang terjadi

Kata kata

Dalam situasi penjualan, pastikan untuk memakai beberapa dari kata kata berikut yang berdaya jual:

* Manfaat

* Keuntungan

* Menghargai

* Kenyamanan

* Dengan garansi

* Kemudahan

* Ekonomis

* Berguna

* Effisien

* Andal

Nada Suara dan dampaknya

* Alur suara lebih pendek: Lebih berwibawa dan memiliki kredibilitas

* Lebih lambat: Menunjukkan keseriusan, wibawa, dan perhatian

* Lebih cepat: Menunjukkan gairah, semangat dan energi

Note: gunakan volume yang sesuai

Bahasa Tubuh :

* Smile : Senyum

* Open Posture Sikap terbuka

* Forward lean Condong kedepan

* Touch Sentuhan

* Eye contact Kontak Mata

* Nod Anggukan

* Interested, not interesting tertarik bukan menarik

* Nice Ramah

* Genuine Tulus

Bahasa Tubuh

* Komponen yang menampilkan bahasa tubuh terdiri atas gerak tubuh-ekspresi wajah-serta suasana yang diciptakan oleh keadaan gerak tubuh anda

* Usahakan agar bahasa tubuh anda menunjukkan keselarasan

* Apapun yang terjadi dalam diri anda akan tercermin keluar

* Apabila Kita tidak percaya, pendengar kita akan menangkapnya sebagai suatu kebohongan

RATING

A rating is the percent of households tune to a particular program from the total available tv households in a designated area. Rating adalah besarnya persentase rumah tangga pemilik tv yang menonton (stay tune) acara tertentu dari seluruh pemilik tv di daerah tertentu.

AUDIENCE
RATING (%) = —————– x 100%
UNIVERSE

Contoh :
Pemilik tv (universe) : 2800 rumah tangga
Yang menonton program “a” (audience) : 500rt,
Yang mrnonton program “b” (audience): 300rt
Rating program “a” = 500 : 2800 = 17,86 % = 18
( Penulisan rating cukup angka saja atau tanpa “%” )
RATING PROGRAM “B” = 300 : 2800 = 11

SHARE

A share is the percentage of tv households with sets turned on that are watching your program. Share adalah besarnya persentase dari rumah tangga yang menonton acara anda, dibandingkan dengan seluruh rumah tangga yang menghidupkan (turned on) tv nya.

CHANNEL AUDIENCE
SHARE (%) = ———————– X 100%
TOTAL AUDIENCE

Contoh:
Share program “a” = 500 : 1600 = 31.
Share program “b” = 300 : 1600 = 18,75 atau 19
RT YANG MENGHIDUPKAN TV (households using television/HUTS) = 1600:2800 = 57%

CPM

CPM = cost per thousand (not million) To determine cpm you divide the cost of advertising by total number people reached by the advertisement (in thousand). Contoh : Biaya pemasangan spot iklan pada Stasiun TV : Rp15.000.000,- Dapat mencapai : 75.000.000,- pemirsa, maka :

  • CPM : 15.000.000 : 75.000.000 = Rp200,- ( tiga nol diwarnai merah atau dicoret karena perhitungan CPM dalam ribuan).

TIPE RATING :

  • Average rating : (PM & diary)
  • Program rating : (PM & diary)
  • Commercial break rating : (people meter)
  • Minute by minute rating : (people meter)
  • Commercial rating : (people meter)

YANG MEMPENGARUHI RATING a.l.:

  • Programming ( isi & durasi)
  • Opposition programs (kompetitor)
  • Scheduling (jam tayang)
  • Incidental moments ( kontekstual)
  • Reception quality (mutu penerimaan signal).
  • Promotion (promosi)

INDEX

Index analysis or population index is an analysis tool which measures the effectiveness level of the specific target audience compared to all people.

RATING SAJA TIDAK CUKUP :

Rating hanya memperlihatkan banyaknya pemirsa suatu acara, bukan menunjukkan mutu . oleh karena itu effectiveness & efficiency tidak cukup hanya diukur secara kuantitatif (rating), melainkan diperlukan qualitative research.

People meter

PRODUKSI JURNALISME TELEVISI

Mengapa Program Berita TV??
• Mengapa Setiap Stasiun TV memiliki Program News?
• Padahal Rating RENDAH = Tidak Ada IKLAN
• Logika : Hanya Program dengan Rating Tinggi yang dipertahankan!
• News : Membutuhkan DANA besar!
Alasan :
• Karena keinginan mengetahui Informasi merupakan Kebutuhan manusia yang paling Hakiki (dasar)
• Karena TV memiliki kelebihan dalam hal kecepatan (kecepatan merupakan elemen penting dalam pengelolaan berita)
• Fungsi Media Massa : 1. To Inform
2. To Influence
 News Berhubungan dengan GENGSI Statiun Tv!

GETTING – EDITING – PRESENTING!
Getting : Liputan ke lapangan : mencari fakta, data, wawancara dengan narasumber, mengambil gambar, STOCKSHOT, ESTABLISH SHOT, S.O.C, Stand Up = Berita TV
Editing : Memilih Gambar : Rushes, Script, Mixing, Voice Over, Sync, Video Tape, Titling, Dubbing = Berita TV
Presenting : Produksi program berita TV : Live, Rundown, VTR, PD, kameraman, Anchor, Mixer, = News Program TV


Yang mempengaruhi Rating
1. Programming ( Isi dan Durasi )
2. Opposition Program (Kompetitor)
3. Scheduling (jam tayang)
4. Incidental moments (Kontekstual)
5. Reception Quality ( Mutu Penerimaan Signal)
6. Promotion (Promosi)

ELECTRONIC NEWS GATHERING (ENG)
ENG merupakan istilah yang lazim dikenal dalam pengelolaan Program PJTV di Statiun TV!
Tim (CREW) ENG : Idealnya terdiri dari 3 orang :
1. Reporter
2. Kameraman
3. Audio/ Soundman

Driver dilibatkan karena alasan EFISIENSI dan mempercepat proses pekerjaan liputan.


PEMAHAMAN TENTANG BERITA TV
Sesuatu yang :
1. Penting Diketahui
2. Ingin diketahui
3. Belum diketahui
Hal-hal penting 7ang menentukan pertimbangan Berita TV :
1. Keamanan : Sesuatu yang mengancam Jiwa Penonton. CONTOH : Flu Burung
2. Pocket : Sesuatu yang mempengaruhi keuangan Penonton. CONTOH : Krismon
3. Gangguan : Sesuatu yang mengganggu kenyamanan hidup penonton. CONTOH : Demo
4. Choice : Sesuatu yang memberikan Pilihan / Alternatif. CONTOH : Jalan yg akan dilalui
5. Emosional : Sesuatu yang menggugah perasaan penonton. CONTOH : manusia Kawat.
Emosional :
1. Peristiwa menyedihkan
2. Peristiwa Menggembirakan
3. Peristiwa Unik/ Luar Biasa
4. Peristiwa Lucu/ Dramatis

DAYA TARIK PERISTIWA DALAM BERITA TV
1. News PEG : Cantolan Beita
2. Proximity : Kedekatan Peristiwa baik secara Geografis atau Psikologis
3. SEX : Seks dalam arti luas = bisa diartikan wajah perempuan.
4. PERISTIWA YANG RELEVAN DENGAN KEADAAN SAAT ITU, missal : Mudik

SUMBER BERITA TV
1. Menjaga hubungan dengan pusat layanan (UGD,Kamar Mayat,Kepolisian)
2. Narasumber yang dihubungi reporter
3. News Diary (catatan peristiwa ke depan)
4. Siaran Pers (Undangan dari Lembaga)
5. Kantor Berita
6. Internet (Terutama Situs Berita)
7. Memonitor Media lain.
8. Tip –off (Info dini dari pihak tertentu)